INFO LIPUTAN DAN PEMASANGAN IKLAN HUBUNGI TLP. 0711-364344, FAX 0711-364244, EMAIL : MARKETING@SRIWIJAYATV.COM SATU DARI 4 PASANG BAKAL CALON BUPATI INDEPENDEN LAHAT TIDAK MEMENUHI SYARAT SFC RESMI KONTRAK 3 PEMAIN ASING BARU YAITU MAKAN KONATE, MUHAMADOU NDIAYE DAN DZALILOV PEMPROV SUMSEL BERIKAN 67 PENGHARGAAN UNTUK 170 BADAN KOTA PALEMBANG SIAPKAN DESTINASI WISATA BARU UNTUK MENARIK WISATAWAN

Yan Anton Meminta Maaf Kepada Warga Banyuasin

Sidang lanjutan perkara kasus suap Kabupaten Banyuasin dengan terdakwa Bupati Banyuasin Non Aktif Yan Anton Ferdian kembali digelar di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Kelas 1 Palembang.

Agenda sidang mendengarkan keterangan terdakwa Sutaryo. Terdakwa Sutaryo merupakan salah satu Kasi Pembangunan Peningkatan Mutu Pendidikan Dan Tenaga Kependidikan Bidang Program Dan Pembangunan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin. Dalam pengakuannya, Zulfikar datang ke rumahnya dengan membawa Rp. 1,50 Milyar, dengan pembagian Rp. 1 Milyar akan diberikan kepada Kirman yang sudah menunggu disuatu tempat, dan Rp. 50 Juta nya disimpan di rumah untuk diberikan kepada Hari Kusuma yang merupakan adik kandung Yan Anton. Namun uang Rp. 50 Juta belum sempat diberikan ke Heri lantaran sudah terlebih dahulu terjadi operasi tangkap tangan.

Kemudian setelah Sutaryo, majelis hakim memanggil terdakwa Yan Anton Ferdian. Sebelum melanjutkan sidang, Yan Anton Ferdian membuka dengan permintaan maaf serta rasa penyesalannya kepada warga Banyuasin atas kasus yang telah menimpanya.

Rep/Kam : M. Sheftyawan Rizki

Share this

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar