INFO LIPUTAN DAN PEMASANGAN IKLAN HUBUNGI TLP. 0711-364344, FAX 0711-364244, EMAIL : MARKETING@SRIWIJAYATV.COM ANTISIPASI KECURANGAN TIM SARIMUDA-ROZAK MEMBERIKAN TATA CARA MENJADI SAKSI RAZIA SELAMA RAMADHAN, POLRES LAHAT MUSNAHKAN RIBUAN BOTOL MIRAS GUBERNUR SUMSEL: PENGURUS OLAHRAGA DI SUMSEL DAPAT BERKONTRIBUSI MENYUKSESKAN ASIAN GAMES KAI DIVRE SUMSEL BERANGKATKAN 1.000 PENUMPANG/HARI DENGAN TUJUAN LUBUKLINGGAU DAN TANJUNG KARANG JUMLAH PENUMPANG MELALUI KAPAL CEPAT DERMAGA AMPERA MENGALAMI PENINGKATAN ANGKUT PEMUDIK, PELABUHAN BOOMBARU PALEMBANG OPERASIONALKAN 2 KAPAL/HARI

UU Cagar Budaya Diperlukan Untuk Menjaga Kelestarian

Belum adanya penetapan undang-undang cagar budaya di suatu daerah membuat pemerintah daerah terkadang terkesan kurang perhatian dengan pemeliharaan cagar budaya, sehingga cagar budaya yang dianggap dapat menjadi potensi wisata daerah, hanya menjadi pajangan dan tidak dikelola dengan baik.

Menurut Novita salah satu arkeolog mengatakan, dengan adanya undang-undang cagar budaya setidaknya dapat mengoptimalkan cagar budaya di suatu daerah, dan berpotensi menjadi objek wisata. Menurutnya untuk wilayah Sumsel sendiri pengelolaan cagar budaya baik berupa peninggalan kuno sepeti situs, makam dan candi, sudah sangat terawat. Namun untuk mengesahkan cagar budaya ini yang tercantum dalam undang-undang cukup sulit karena memakan waktu dan proses yang cukup panjang.

Untuk wilayah Kota Palembang sendiri, Dinas Pariwisata Palembang setidaknya telah mengumpulkan 80 cagar budaya baru yang saat ini adminastrasinya sedang menunggu proses pengesahan.

Rep/Kam : Farell Dwi Satria

Share this

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar