INFO LIPUTAN DAN PEMASANGAN IKLAN HUBUNGI TLP. 0711-364344, FAX 0711-364244, EMAIL : MARKETING@SRIWIJAYATV.COM SUMSEL CARI 7 ATLET CATUR U-20 UNTUK DIKIRIM KE PON REMAJA 2018 KONI SUMSEL SIAPKAN BONUS BAGI ATLET BERPRESTASI DI PORPROV 2017

Cegah Karhutla, Lahan Gambut Perlu Tata Ulang

Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla yang terjadi di Sumatera Selatan pada tahun 2015 lalu kini terus diantisipasi, beberapa peneliti bahkan sedang mengadakan riset mengantisipasi karhutla terutama di lahan gambut.

Menurut pakar tanah dan gambut IPB Basuki Sumawinata mengatakan, pentingnya kubah gambut yang merupakan bagian penting ekosistem gambut. Lahan yang cembung dan lebih tinggi dari daerah sekitar ini berfungsi sebagai pengatur keseimbangan air pada lahan gambut. Jika ketika musim kemarau tiba lahan tidak menjadi kering dan bisa masih suplai air dari kubah gambut tersebut.

Ditambahkannya dari 4 juta hektare lebih kubah gambut di Pulau Sumatera, 90 persennya dijadikan kawasan budi daya. Sementara di Sumatera 60 persen dari hampir 3 juta hektare kubah gambut dijadikan kawasan budi daya. Ketika kebakaran hutan dan lahan pada 2015 areal gambut terbakar dan yang sulit dipadamkan adalah kubah gambut. Dengan fakta bahwa komposisi mayoritas kubah gambut berada di kawasan budi daya.

Tim Liputan Sriwijaya Tv

Share this

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar