INFO LIPUTAN DAN PEMASANGAN IKLAN HUBUNGI TLP. 0711-364344, FAX 0711-364244, EMAIL : MARKETING@SRIWIJAYATV.COM KETUA IKA UNSRI: PERAN ALUMNI DIBUTUHKAN UNTUK MEMBENTUK WAJAH UNSRI DI PEMERINTAHAN PEMKOT PALEMBANG ADAKAN JAMUAN MAKAN SIANG UNTUK PESERTA PORPROV

Harga Beras Kemasan Naik Tajam Rp. 25.000 Perkampil

Pasca pemerintah resmi mengeluarkan kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras di wilayah Sumatera Selatan yakni Rp. 9.200 perkilonya untuk jenis beras medium, dan jenis beras premium Rp. 12.500 perkilo kini mulai berdampak pada meroketnya harga beras di pasaran.

Seperti pantauan tim liputan di Pasar Inpres Lubuklinggau, harga beras untuk jenis kampilan mulai naik tajam dari sebelumnya hanya Rp. 190.000 perkampilnya dengan kemasan 10 kilogram, kini Rp. 215.000 atau naik sekitar Rp. 25.000. Sementara untuk harga beras medium ataupun harga beras lokal naik dari sebelumnya Rp. 9.000 perkilonya kini naik menjadi 10.500 sampai Rp. 11.000 perkilonya.

Menurut salah seorang pedagang beras, kenaikan harga beras ini disebabkan kebijakan pemerintah yang telah mengeluarkan HET beras medium dan premium. Selain itu juga kenaikan harga beras lokal dipengaruhi karena musim tanam yang saat ini mulai dilakukan para petani padi di Kabupaten Musi Rawas maupun di Kota Lubuklinggau. Sehingga pasokan beras lokal yang seharusnya memenuhi kebutuhan pasar mulai berkurang.

Para pedagang menambahkan, akibat naiknya harga beras ini omzet yang didapat menjadi menurun akibat daganganya sepi pembeli.

Tim Liputan Sriwijaya Tv

Share this

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar