INFO LIPUTAN DAN PEMASANGAN IKLAN HUBUNGI TLP. 0711-364344, FAX 0711-364244, EMAIL : MARKETING@SRIWIJAYATV.COM KETUA IKA UNSRI: PERAN ALUMNI DIBUTUHKAN UNTUK MEMBENTUK WAJAH UNSRI DI PEMERINTAHAN PEMKOT PALEMBANG ADAKAN JAMUAN MAKAN SIANG UNTUK PESERTA PORPROV

Harga Batu Bata Di Mura Turun Namun Penjualan Tetap Sepi

Kawasan pengrajin batu bata ini berada di Desa Wonokerto Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas dimana Desa Wonokerto ini merupakan salah satu pusat pengarajin batu bata yang hampir secara keseluruhan warganya berkerja sebagai pengarajin pembuat batu bata.

Memasuki musim hujan yang terus menguyur di wilayah Kabupaten Musi Rawas turut juga berdampak pada menurunnya produksi pembuatan batu bata. Hal ini dikarenakan proses pengeringan batu batu menjadi terhambat. Jika biasanya hanya membutuhkan waktu satu minggu kini bisa memakan waktu hingga dua minggu. Bahkan untuk mempercepat produksi, pengrajin juga harus menambah biaya pembelian kayu untuk pembakaran batu bata.

Salah seorang pengrajin batu bata Sunaryo mengatakan, pada produksi batu bata miliknya mengalami penurunan 50% dimana jika biasanya setiap hari mampu membuat hingga 15.000 batu bata kini hanya bisa mencapai 8.000 batu bata dengan tenaga karyawan sebanyak 6 orang.

Ia juga menambahkan, penjualanpun berkurang meski harga batu bata anjlok yakni sebelumnya berkisar Rp. 360 kini hanya Rp. 310.

Tim Liputan Sriwijaya Tv

Share this

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar