INFO LIPUTAN DAN PEMASANGAN IKLAN HUBUNGI TLP. 0711-364344, FAX 0711-364244, EMAIL : MARKETING@SRIWIJAYATV.COM 2018, BKKBN SUMSEL AKAN MENDIRIKAN KAMPUNG KB DI 217 DESA PERAIRAN VIDEO VIRAL, JEMBATAN GANTUNG BERGOYANG KENCANG DITERJANG ANGIN HUT SUMSEL KE-72 TAHUN, MENDAGRI: BANYAK PRESTASI DI SUMSEL HASIL KERJA SAMA SEMUA PIHAK

Usaha Penggilingan Padi Alami Penurunan Omset 80% Di Musim Penghujan

Musim penghujan di wilayah Kota Lubuklinggau mulai berimbas pada sejumlah usaha penggilingan padi, dimana mengalami penurunan pendapatan dari biasanya.

Di salah satu penggilingan padi di Desa Air Ketuan Kecamatan Lubuklinggau Selatan, meski terbilang memasuki musim panen di tingkat petani, namun usaha penggilingan mengalami penumpukan padi yang masih basah lantaran kondisi padi belum kering.

Seperti penuturan Tuban, salah seorang pemilik usaha penggilan padi yang mengatakan, sejak memasuki musim penghujan produksi penggilingan padi mengalami penurunan hingga 80%.

Hal ini lantaran proses pengeringan padi dari petani menjadi terganggu, dimana jika biasanya hanya memerlukan waktu dua hari namun kini bisa mencapai satu pekan lamanya. Tuban menambahkan, saat musim panas usaha penggilingan padi dalam sehari bisa melakukan penggilingan sebanyak 50 karung lebih, namun kini hanya mencapai 10 karung saja.

Sementara itu dengan turunnya produksi penggilan padi ini, Tuban juga berharap kepada pemerintah agar tetap menjaga kestabilan harga beras di pasaran, sehingga tidak merugikan bagi petani.

Tim Liputan Sriwijaya Tv

Share this

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar