INFO LIPUTAN DAN PEMASANGAN IKLAN HUBUNGI TLP. 0711-364344, FAX 0711-364244, EMAIL : MARKETING@SRIWIJAYATV.COM ANTISIPASI KECURANGAN TIM SARIMUDA-ROZAK MEMBERIKAN TATA CARA MENJADI SAKSI RAZIA SELAMA RAMADHAN, POLRES LAHAT MUSNAHKAN RIBUAN BOTOL MIRAS GUBERNUR SUMSEL: PENGURUS OLAHRAGA DI SUMSEL DAPAT BERKONTRIBUSI MENYUKSESKAN ASIAN GAMES KAI DIVRE SUMSEL BERANGKATKAN 1.000 PENUMPANG/HARI DENGAN TUJUAN LUBUKLINGGAU DAN TANJUNG KARANG JUMLAH PENUMPANG MELALUI KAPAL CEPAT DERMAGA AMPERA MENGALAMI PENINGKATAN ANGKUT PEMUDIK, PELABUHAN BOOMBARU PALEMBANG OPERASIONALKAN 2 KAPAL/HARI

Pemerintah Harus Tegas Untuk Menghukum Pelaku Penyebar Hoax

Maraknya pemberitaan hoax yang disebarkan melalui media sosial membuat Lemhanas RI meminta masyarakat cerdas untuk menerima infornasi dan mengecek kebenarannya.

Gubernur Lemhanas RI Agus Widjojo mengatakan, pesatnya perkembangan dunia teknologi membuat oknum tertentu berniat untuk menyebarkan hoax dengan menjelekan seseorang atau menulis berita bohong yang tentunya dapat menyebabkan gesekan di tengah masyarakat. Hal ini harus dicegah dengan melakukan pengawasan khusus terkait media yang digunakan untuk penyebaran hal tersebut, dan pemerintah harus bertindak tegas untuk menghukum pelaku penyebar hoax.

Dari segi agama melakukan penyebaran dengan kebohongan serta fitnah jelas terlarang, hal tersebut disampaikan Alfatun Muchtar Ketua MUI Sumsel menyebarkan kebohongan merupakan perbuatan yang sesat dan dilarang agama.

MUI Sumsel mengingatkan masyarakat untuk menyaring informasi yang didapat dari dunia maya untuk mencegah berita bohong tidak semakin meluas.

Tim Liputan Sriwijaya Tv

Share this

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar