500 Personil TNI, Polri Kota Lubuklinggau Lakukan Simulasi Pengamanan Pemilu 2019

500 Personil TNI, Polri Kota Lubuklinggau Lakukan Simulasi Pengamanan Pemilu 2019

Seperti inilah simulasi pengamanan pelaksanaan pemilihan umum calon anggota legislatif dan pemilihan presiden dan wakil presiden 17 April 2019 mendatang yang digelar di Halaman Kantor KPU Lubuklinggau.

Dimana dalam simulasi ini ratusan massa pendukung dan simpatisan para caleg maupun calon presiden yang tidak terima dengan hasil perhitungan suara yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum. Massa yang tak puas langsung menyerbu dan melakukan aksi demonstrasi ke Kantor KPU Lubuklinggau.

Massa yang datang sambil berorasi ditemui tim negosiator, dimana mereka meminta Ketua KPU Lubuklinggau untuk membatalkan hasil penghitungan suara. Namun sayangnya dalam permintaan massa ini menemui jalan buntu yang membuat massa semakin emosi dan kehilangan kesabaran, sehingga massa mulai melakukan pelemparan batu dan air mineral.

Anggota Dalmas Polres Lubuklinggau yang telah siaga di depan halaman Kantor KPU terus menghalangi massa yang justru akan berusaha membuat kerusuhan lain, yakni akan membakar Kantor KPU. Tindakan tegas pun dilakukan personel Dalmas yang dibantu mobil water canon dengan menyemprotkan air ke arah massa dan mendesak massa agar mundur.

Selain itu personel pengurai massa dengan motor trailnya juga berusaha membubarkan massa dengan tembakan gas air mata yang membuat massa langsung membubarkan diri.

Sementara itu Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono mengatakan, latihan simulasi pengamanan pilkada ini dilakukan untuk melihat kesiapan personil gabungan TNI dan Polri maupun Linmas dalam pengamanan pemilu serentak pada April mendatang.

Komentar Facebook

You might also like

Loading...