Musim Kemarau, Petani Padi Di Musi Rawas Tambah Biaya Keperluan Air Lahan

Musim Kemarau, Petani Padi Di Musi Rawas Tambah Biaya Keperluan Air Lahan

Musim kemarau mulai berdampak pada petani padi di Desa Kertosari Kecamatan Purwodadi Kabupaten Musi Rawas Sumatera Selatan, puluhan hektar lahan sawah sejak tiga pekan terakhir mulai mengalami krisis air untuk keperluan pengelolaan lahan serta proses penanaman benih padi.

Petani terpaksa harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli BBM pompa air, jika tidak dilakukan maka akan berpengaruh pada proses pengelolaan lahan hingga rusaknya pertumbuhan benih padi yang baru disemai.

Setidaknya dalam satu hari petani harus mengeluarkan biaya tambahan sebesar Rp. 70 Ribu untuk 10 liter BBM solar dan jika menunggu sampai musim panen tiba, petani harus menyiapkan uang sedikitnya Rp. 1 Juta untuk menangani krisis air.

Sementara itu dengan datangnya musim kemarau, petani berharap ada solusi yang baik dari Pemerintah Kabupaten Musi Rawas untuk membantu mengatasi krisis air di lahan pertanian terutama bantuan sumur bor.

Komentar Facebook

You might also like

Loading...