HKTI Sumsel Himbau Petani Tak Sembarang Membuka Lahan Selama Kemarau


HKTI Sumsel Himbau Petani  Tak Sembarang Membuka Lahan Selama  Kemarau

Wakil ketua HKTI provinsi  Sumsel Zain Ismed mengungkapkan  pembukaan lahan dengan cara membakar memang menjadi cara mudah dan murah bagi sebagian oknum untuk memulai lahan pertanian,  tak dapat dimungkiri,  jalan pintas tersebut banyak diambil karena minimnya peralatan dan teknologi pembukaan lahan ,maka dari itu ia menghimbau agar para petani  waspada dan pengolahannya pun tidak cara dibakar melainkan dengan cara mekanisasi.

Memasuki musim kemarau 2020, indonesia belum lepas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan ( karhutla). Sepanjang tahun lalu,  rendahnya curah hujan dan panjangnya musim kemarau menjadi salah satu penyebab Karhutla di Indonesia. Ditambah pembukaan lahan dengan cara membakar memang menjadi cara mudah dan murah bagi sebagian oknum untuk memulai lahan pertanian. Hal tersebut diungkapkan oleh Zain Ismed selaku wakil ketua himpunan kerukunan tani indonesia provinsi Sumsel. Ia menjelaskan, tak dapat dimungkiri,  jalan pintas tersebut banyak diambil karena minimnya peralatan dan teknologi pembukaan lahan yang aman, serta kurangnya pemahaman mengenai dampak bagi lingkungan.

Maka dari itu ia menghimbau agar para petani waspada dan menjaga kebun yang dimiliki , serta pengolahannya pun tidak cara dibakar melainkan dengan cara mekanisasi. Untuk itu dibutuhkannya kelompok-kelompok tani sehingga agar lebih murah dalam pengolaan tanah.

Senada gusti selaku ketua ikatan duta pertanian sumsel mengatakan ,mengurai masalah Karhutla dan dampaknya tak akan selesai , jika hanya mencari pihak mana yang salah. Jalan keluar terbaik dalam menanggulangi persoalan menahun ini adalah mencari solusi komprehensif dengan melibatkan kerja sama.

Komentar Facebook

You might also like

Loading...