Omset Kian Menurun Pertuni Palembang Harapkan Bantuan Pemkot Palembang


Omset Kian Menurun Pertuni Palembang Harapkan Bantuan Pemkot Palembang

Dengan masih adanya pandemi covid-19, mengakibatkan penurunan pasien di panti pijat tuna netra yang ada dikawasan seduduk putih. Adapun pertuni kota palembang, harapkan bantuan dari pemkot Palembang untuk bisa membantu menaikkan kesejahteraan dari para tuna netra yang berada di panti trsebut.

Di tengah pandemi covid-19 yang masih melanda , membuat keberadaaan panti pijat tuna netra yang berada di kawasan seduduk putih, kian mengkhawatirkan. Dimana sebelumnya penurunan sudah dirasakan dengan dibangunnya pasar ikan, ditambah dengan adanya pandemi sekarang ini, penurunan secara drastis dirasakan. Hal ini diungkapkan ahmad musolli, selaku ketua DPC pertuni kota Palembang. Jika di hari biasanya pasien yang datang bisa mencapai 70 orang perhari, namun sejak pandemi perhari hanya ada 20 pasien yang datang untuk di pijat. Adapun ketika mendapat kunjungan dari wakil walikota Palembang, Fitrianti Agustinda, pada rabu , 22 Juli 2020 , Musolli berharap agar pemerintah kota Palembang bisa membuka akses dan menaikkan kesejahteraan mereka.

Panti pijat yang sudah ada sejak tahun 1988 ini, kini beranggotakan 62 orang yang mana 90 persen berdomisili di panti.

Komentar Facebook

You might also like

Loading...