SRI TV

Ikuti perkembangan terbaru Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta Sri Wijaya TV, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Ketakutan ‘Penembak aktif’ memicu penguncian di situs nuklir Washington

Reservasi Nuklir Hanford di negara bagian Washington, di mana salah satu upaya pembersihan nuklir terbesar di dunia sedang berlangsung, ditutup Selasa setelah laporan yang belum dikonfirmasi tentang seorang penembak aktif. Kemudian ditentukan bahwa tidak ada penembakan yang terjadi.

Insiden itu dimulai pada pukul 10:30 pada hari Selasa ketika petugas diberitahu tentang “penembak aktif” di Gedung 2750E, sebuah gedung perkantoran yang digunakan oleh Washington River Protection Solutions, sebuah kontraktor peternakan tank. Pekerja di dalam gedung dievakuasi.

“Penyerang Aktif di 2750E di 200 Area Timur,” kata peringatan kepada para pekerja. “Karyawan yang terkena dampak bersiap untuk lari, bersembunyi, berkelahi. Karyawan di gedung-gedung terdekat harus mengunci diri dan bersiap untuk lari, bersembunyi, berkelahi. Yang lainnya menjauh.”

Seorang juru bicara Kantor Sheriff Kabupaten Benton kemudian mengatakan bahwa tidak ada yang ditemukan selama pencarian oleh penegak hukum. “Mereka belum menemukan korban di dalam gedung atau bukti apa pun saat ini dari tembakan yang dilepaskan,” kata juru bicara itu.

Penguncian dicabut setelah beberapa jam meskipun gedung 2750E tetap ditutup.

Pusat Operasi Darurat di Departemen Energi AS mengatakan suara-suara yang dilaporkan sebagai suara tembakan kemungkinan disebabkan oleh “aktivitas kerja” di dekat gedung. Kegiatan normal di lokasi sekarang dapat dilanjutkan, katanya, dengan pengecualian gedung 2750E.

Departemen Energi mengelola 54 juta galon (245 juta liter) limbah nuklir dan berbahaya di Situs Hanford.

200 Area di Hanford, yang dikenal sebagai Dataran Tinggi Tengah (Sumber: Situs Hanford)
READ  UNCLOS Indonesia dan Singapura