SRI TV

Ikuti perkembangan terbaru Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta Sri Wijaya TV, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Siapa Bhuvan Bam? Beberapa Fakta yang Kurang Diketahui tentang Youtuber yang sangat populer

Salah satu YouTuber paling populer di India Bhuvan Bam telah kehilangan orang tuanya karena virus COVID-19 yang mematikan. Bhuvan turun ke Instagram dan menulis catatan emosional dan membagikan beberapa foto untuk meratapi kehilangannya.

Di foto pertama, terlihat wine memeluk kedua orang tuanya. Dalam keterangannya, ia menulis: “Saya kehilangan garis hidup saya karena virus. Aai aur Baba ke bina kuch bhi pehle jaisa nahi rahega. Ek mahine mein sab bikhar chuka hai. Ghar, sapne, sab kuch. (Tidak ada yang akan tetap sama tanpa ibu dan ayah saya. Semuanya runtuh dalam satu bulan. Rumah, impian, semuanya)

Dia lebih lanjut menulis, “Meri aai baru saja lulus nahi hai, baba hanya saath nahi hain. Ab shurro se jina sishna badeja. Dari nahi kar raha. (Ibuku tidak bersamaku, ayahku tidak bersamaku. Saya akan belajar bagaimana caranya hidup lagi tapi aku tidak mau).”

Berikut adalah beberapa fakta yang kurang diketahui tentang Youtuber Bhuvan Bam yang sangat populer:

Bagaimana BB Ki Vines terbentuk?

Saluran YouTube-nya “BB Ki Vines” dibentuk tanpa perencanaan sebelumnya. Itu adalah hal yang mengejutkan yang terjadi ketika dia sedang sibuk memeriksa ponsel Nexus barunya.

Apa alasan popularitasnya?

Ketika ditanya pertanyaan ini, dia selalu mengatakan bahwa orisinalitas adalah kunci kesuksesan. Bahkan ketika dia berada di TEDx Talk di Delhi IIT, dia menekankan bahwa tulisannya membawa cerita orisinal setiap hari.

Rekor yang dia pegang:

Pada tahun 2017, ia menjadi YouTuber India pertama yang mendapatkan lebih dari 2 juta pengikut saja.

kerjasamanya:

Bhuvan Bam sangat populer sehingga dia juga pernah berkolaborasi dengan The Viral Fever. Dia bahkan menemukan sesi Facebook langsung dengan Vaibhav Bundhoo.

READ  Mike Howe, vokalis Metal Church, meninggal dunia pada usia 55 55 tahun

Favoritnya sepanjang masa:

Ban-Chod (2015) yang dia rilis sebagai protes atas larangan sembarangan pemerintah adalah favoritnya.