SRI TV

Ikuti perkembangan terbaru Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta Sri Wijaya TV, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

SpaceX Starlink akan menggunakan layanan cloud Google saat penyebaran broadband satelit dipercepat

Google (GOOGL.O) mengatakan Kamis pihaknya memenangkan kontrak untuk menyediakan layanan cloud ke SpaceX Elon Musk, yang telah meluncurkan sejumlah satelit Starlink untuk menyediakan internet berkecepatan tinggi. Raksasa pencarian mengatakan bahwa SpaceX akan membangun stasiun bumi di pusat data Google yang akan terhubung ke satelit Starlink, memungkinkan layanan internet yang cepat dan aman melalui Google Cloud. Perusahaan mengatakan layanan akan tersedia untuk pelanggan korporat pada akhir 2021. Kesepakatan itu terjadi ketika pemain seperti Microsoft Corp (MSFT.O) dan Amazon.com Inc (AMZN.O) mendominasi pasar dan permintaan untuk layanan komputasi awan meningkat . Perusahaan cloud juga mendapat manfaat dari sektor telekomunikasi, berkat peningkatan permintaan konektivitas 5G.

Pada laporan pendapatan terbaru, bisnis cloud Google menyumbang sekitar 7% dari total pendapatan. Oktober lalu, Microsoft memenangkan kesepakatan serupa dari SpaceX untuk menghubungkan platform komputasi awan Azure dengan Starlink. SpaceX dikenal dengan roket dan kapsul astronotnya yang dapat digunakan kembali, dan sedang berupaya untuk meningkatkan produksi satelit Starlink-nya. Starlink adalah konstelasi yang berkembang dari ratusan satelit paket internet yang diinginkan Mask untuk menghasilkan pendapatan yang cukup untuk mendanai tujuan SpaceX Antarplanet.

Baca semuanya berita terbaruDan Berita terbaru Dan Berita virus corona Sini

SpaceX Starlink akan menggunakan layanan cloud Google saat penyebaran broadband satelit dipercepat

Tautan sumber SpaceX Starlink akan menggunakan layanan cloud Google saat penyebaran broadband satelit dipercepat

READ  Pelanggaran data McDonald's melanda rantai di Asia: NPR