INFO LIPUTAN DAN PEMASANGAN IKLAN HUBUNGI TLP. 0711-364344, FAX 0711-364244, EMAIL : MARKETING@SRIWIJAYATV.COM SATU DARI 4 PASANG BAKAL CALON BUPATI INDEPENDEN LAHAT TIDAK MEMENUHI SYARAT SFC RESMI KONTRAK 3 PEMAIN ASING BARU YAITU MAKAN KONATE, MUHAMADOU NDIAYE DAN DZALILOV PEMPROV SUMSEL BERIKAN 67 PENGHARGAAN UNTUK 170 BADAN KOTA PALEMBANG SIAPKAN DESTINASI WISATA BARU UNTUK MENARIK WISATAWAN

Seminar Gerakan Penerus Anti Obat-Obatan Terlarang

Dalam seminar untuk Indonesia dan Sumsel dengan mengangkat tema Tenaga Kesehatan Dan Generasi Penerus Anti Obat-Obatan Terlarang di Hotel Princes Palembang, dihadiri oleh ratusan peserta dari mahasiswa, pelajar dan masyarakat umum.

Dalam seminar ini menghadirkan 3 narasumber yaitu Shella Oktarina praktisi dan juga herbalis dari Dinas Kesehatan Sumsel, Sri Haryati pakar keperawatan kejiwaan dari rumah sakit jiwa dan juga sebagai dosen Unsri, serta Marwan Hidayat dari BNN Sumsel.

Menurut Okta Kurniawan ketua panitia kegiatan mengatakan, saat ini sekitar 7 sampai 8 juta orang di Indonesia menggunakan narkoba dan mayoritas pengguna narkoba itu adalah remaja. Dan ini menjadi peringatan untuk kita semua untuk bertindak dalam memberantas peredaran dan penggunaan narkoba, salah satu upaya yang dilakukan dengan mengadakan kegiatan ini untuk remaja.

Sementara itu Marwan Hidayat tim penindakan BNN Sumsel dalam paparannya mengajak untuk para generasi muda untuk mengatakan perang terhadap narkoba. BNN Sumsel sendiri terus melakukan berbagai upaya untuk memberantas narkoba di Sumsel, karena obat-obatan terlarang atau narkoba tidak pernah memberikan manfaat apapun bagi kita, bahkan mendatangkan malapetaka tidak hanya bagi diri sendiri tetapi juga bagi orang lain.

Selain mengadakan seminar, kegiatan ini membentuk kepengurusan organisasi yang dinamakan Perkani atau Persatuan Komunitas Anti Narkoba Indonesia.

Tim Liputan Sriwijaya Tv

Share this

This post has 0 Comments

    Kirim Komentar